Hasil monitoring mandiri tim PKPR puskesmas maupun monitoring oleh pengelola program kesehatan usia sekolah dan remaja di dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota digunakan sebagai dasar evaluasi pelaksanaan program kesehatan usia sekolah dan remaja di masa pandemi COVID-19. Adapun hal yang dievaluasi adalah sebagai berikut:
1. Jumlah kasus COVID-19 pada anak usia sekolah dan remaja.
2. Pelaksanaan program.
3. Pemanfaatan pelayanan kesehatan.
4. Faktor pendukung dan faktor penghambat.
erdasarkan masalah yang teridentifikasi, petugas dapat memperkirakan penyebab utama timbulnya kasus dan akar masalahnya dengan membuat diagram sebab-akibat, misalnya menggunakan diagram tulang ikan atau pohon masalah, yang memuat besaran masalah, tempat dan waktu. Setiap penyebab utama kasusdituliskan di kotak kepala ikan, kemudian akar masalah/penyebab dari penyebabutama tersebut dituliskan di tulang ikan. Akar masalah di tulang ikan meliputi analisis mengenai aspek manusia, peralatan, metode serta pembiayaan yang menyebabkan timbulnya kasus/penyebab utama. Informasi dan data hasil monitoring PKPR juga digunakan untuk menilai pelaksanaan program, pemanfaatan pelayanan kesehatan dan faktor yang mempengaruhinya terutama saat pandemi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar