Masa remaja merupakan masa terbaik dalam hidup seseorang. Pada masa ini, anak akan lebih sering membawa keceriaan, antusiasme, kesenangan dan kegembiraan tapi pada masa indah ini remaja juga memiliki berbagai macam tantangan. Bukan hanya antusiasmenya saja yang dapat terlihat dengan jelas pada remaja, saat anak tumbuh menjadi seorang remaja maka bersiaplah untuk melihat dirinya menghadapi banyak masalah dan waktu yang penuh dengan kebingungan, bahkan hal-hal kecil akan tampak sangat besar bagi mereka.
Sebagai orangtua, Mama perlu membantu anak untuk menghadapi masalah yang sedang ia hadapi pada masa remajanya.
1. Penampilan
Penampilan merupakan masalah utama pada hampir setiap kehidupan remaja terutama remaja putri. dikarenakan remaja tidak percaya diri beberapa bagian tubuhnya yang terus berubah dan mereka harus mengatasi perubahan tersebut. dengan maraknya sosial media menambah masalah dengan remaja dan tekanan teman sebaya juga akan membuat mereka semakin memperhatikan penampilannya secara berlebihan.
Untuk mengatasi masalah ini, Mama dana Papa harus memberikan perhatian khusus buat remaja, mama atau papa harus bisa menjadi tempat curhat yang baik buat remaja tersebut dalam mengahdapai masalah penampilan agar remaja terhidar dari masukan yang tidak baik dan tidak sehat, apalagi berhadapan dengan mengkonsumsi makan yang tidak sehat atau junk food.
2. Pendidikan
Masa remaja juga merupakan masa dimana remaja mama harus terus membuktikan keberaniannya dengan mencetak nilai setinggi mungkin serta meraih prestasi yang membanggakan di dunia pendidikan sebagai investasi dalam menempuh masa depan nanti, namun jika dipaksakan maka hal ini akan menciptakan tekanan besar pada anak remaja mama, bahkan ia dapat stres jika tidak dapat mengatasi itu semua. Mendapatkan nilai rendah bukan berarti orang tersebut tidak berpendidikan atau kurang berbakat, karena akan ada hal lain yang bisa membuktikan kemampuan dari setiap orang, doronglah mereka untuk melakukan kegiatan ekstra kurikuler yang disukai sehingga akan membantunya untuk lebih santai sekaligus dapat membangun lebih banyak fokus dan konsentrasi.
3. Cinta
Aliran hormon yang meningkat sec
ara tiba-tiba di dalam tubuh
membuatnya semakin memiliki banyak masalah, salah satunya mengenai
percintaan, mungkin Mama saat ini telah menyadari bahwa anak
remaja mama sudah mulai menyukai lawan jenisnya. Meskipun hal tersebut
wajar dirasakan, namun pastikan juga bahwa ia tidak melakukan hal di
luar norma.
Untuk mengatasi hal yang tidak diinginkan, Mama dapat mengatakan padanya bahwa cinta itu merupakan hal yang normal dirasakan oleh semua orang. Namun ingatkan dan berikan edukasi padanya mengenai hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan, apalagi saat ia sudah mulai berpacaran.
4. Bullying
Penindasan atau yang biasa dikenal dengan bullying adalah salah satu masalah remaja lainnya yang sangat mengganggu kehidupan mereka bahkan dapat mempengaruhi kepribadian dan perilaku mereka, Maka dari itu, untuk mencegah terjadinya hal tersebut maka Mama perlu memastikan bahwa remaja mama selalu mendiskusikan semuanya dengan Mama.
Jika Mama merasa ia sedang ditindas, berikanlah saran padanya tentang cara menghadapi dan melawan itu semua. Ajari mereka untuk bisa keluar dari situasi seperti itu dan ceritakan juga padanya bagaimana Mama juga dulu pernah mengalami hal tersebut. Anak-anak harus tahu bahwa mereka bukanlah satu-satunya yang menghadapi masalah seperti itu.
5. Persahabatan dan tekanan teman sebaya
Remaja membuat setiap hubungan tampak rumit. Bahkan ikatan pertemanan yang indah sering dibumbui dengan masalah-masalah sepele. Pasalnya sebagai remaja, anak mama saat ini sedang mengembangkan keterampilan sosialnya. Oleh
karena itu, cara mengatasinya adalah dengan menjelaskan pada mereka
bahwa boleh saja untuk memiliki pendapat yang berbeda dengan
teman-teman. Cara terbaik untuk menyelesaikannya adalah dengan mendiskusikan masalah tersebut dan kemudian melupakannya.Jangan lupa juga untuk tetap memantau pertemanan mereka. Pastikan anak berada di lingkungan yang tepat.
Tekanan teman sebaya memaksa anak remaja untuk berperilaku sesuai dengan peraturan yang sudah mereka sepakati sebelumnya. Dengan menerapkan peraturan tersebut, maka bukan tidak mungkin jika mereka merasa solid dengan rekan-rekan mereka.
Hal ini bahkan membuat mereka melakukan kebiasaan yang seharusnya tidak dilakukan atau tidak mereka minati. Mama dapat mengatasinya dengan cara menjelaskan pada anak bahwa ia unik dengan caranya sendiri. Ia dapat memilih untuk menyukai band tertentu yang mungkin tidak disukai oleh teman-teman sebayanya. Ia juga dapat memilih untuk memiliki pendapat, pandangan, pilihan, hobi, selera mode, bahkan makan favorit agar membuatnya benar-benar seperti dirinya sendiri. Nah, itulah ketujuh permasalahan yang biasa dihadapi oleh anak remaja. Dengan segala ketidakstabilan hormon dan sikap, maka diharapkan Mama dapat membantunya menemukan jati dirinya sendiri tanpa terpengaruh dari teman-temannya.
6. Harga Diri
Anak remaja, khususnya perempuan memiliki kebiasaan membanding-bandingkan diri mereka. Baik dari tubuh hingga penampilan mereka dengan gadis-gadis sebayanya. Hal ini tanpa disadar akan menciptakan tekanan pada diri mereka sendiri. Perubahan tubuh gadis remaja mungkin akan semakin membuatnya ragu pada dirinya sendiri, dan hal tersebut dapat mempengaruhi harga dirinya.Maka dari itu, untuk mengatasinya, Mama perlu memastikan bahwa ia tidak mengidolakan model dan aktris secara berlebihan.Dengan sabar jelaskanlah padanya bahwa setiap orang berbeda satu sama lain. Kita semua unik dan kita semua memiliki sisi positif dan negatif kita sendiri.Dorong mereka untuk menikmati kegiatan favoritnya dan mengasah keterampilannya agar tidak terlalu fokus pada apa yang mereka dambakan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar